selembar puisi
ada kuil yang selalu menjadi suci
peribadatan yang agung,
masjid namanya
bersuara merdu diiring siul burung
menawan gereja itu
tupa yang kokoh, walau rapuh kakinya
hamba tetap akan menghamba
pada Tuhan yang Agung
singgasana-Nya jadi mimpi manusia-Nya
sejauh kaki terarus
berseok mengais cerita
mencari anai, bahagia katanya
mata lelah, menemui segarnya
menetes seperti madu yang lembut
bening
sebening embun yang jujur
Yang Kuasa selalu menjadi panji
kembali untuk menegak berdiri
bojonegoro, jumat 17 syawal/ 21 juni 2019

Komentar
Posting Komentar